![]() |
| Akurat.co |
Walau pemerintah Hong Kong telah mereda dengan dibatalkannya RUU Ekstradisi. Namun, kerusuhan yang terjadi masih belum berakhir.
Bahkan seperti yang dilansir dari laman Akurat, kerusuhan itu semakin meningkat di berbagai kota yang ada di Hong Kong.
Beberapa fasilitas umum rusak hingga tindakan anarkis dilakukan oleh perusuh Hong Kong. Namun, yang menjadi perhatian adalah seorang pria asal Jepang telah menjadi korban dalam amukan massaa itu.
Penganiayaan yang terjadi pada Senin (11/11) di antara Argyle Street dan Nathan Road di Kowloon, sempat membuat seorang turis Jepang mengalami luka-luka. Ia diserang sekitar pukul 5 sore waktu setempat karena dikira sebagai warga negara China daratan.
Dari gambar-gambar yang beredar, terlihat pria Jepang tersebut hanya bisa duduk bersandar di toko yang tutup dengan kepala berdarah. Untungnya, petugas pertolongan pertama yang ada di tempat kejadian berhasil merawat luka-lukanya. Menteri Luar Negeri Jepang Toshimitsu Motegi telah mengonfirmasi bahwa seorang pria Jepang telah terluka selama protes pada 12 November 2019.
Dia dilaporkan telah menerima perawatan lebih lanjut di rumah sakit dan sejak itu telah dipulangkan.
Sumber: Akurat.co

Komentar
Posting Komentar