Tewaskan 18 Orang, WHO Nyatakan Virus Corona Sebagai Darurat di China

Image
WHO menggelar konferensi pers di Jenewa, Swiss | Reuters

Kabar mengejutkan kini datang dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang menyebut virus corona baru yang menewaskan 18 orang di China dan menginfeksi 650 orang di dunia adalah “darurat di China”.

Walau begitu, seperti yang dilansir laman Akurat, WHO tidak mendeklarasikan wabah itu sebagai darurat internasional. Bahkan dalam Televisi China, ada 634 kasus telah dikonfirmasi sejauh ini.

Komisi Kesehatan Nasional China menjelaskan, ada 17 orang tewas akibat virus itu di Hubei dan otoritas kesehatan mengonfirmasi korban tewas pertama warga China di luar Hubei. Hubei yang memiliki ibu kota provinsi Wuhan itu menjadi pusat wabah tersebut. Tak ada korban tewas di tujuh negara lain yang telah terjangkit virus itu.

“Masih terlalu dini untuk mempertimbangkan wabah itu sebagai ‘Perhatian Darurat Kesehatan Publik Internasional’,” papar ketua panel Komite Darurat WHO Didier Houssin setelah WHO menggelar rapat di Jenewa.

Jika WHO memutuskan menetapkan darurat internasional maka setiap negara harus meningkatkan responsnya. “Jangan buat kesalahan, ingat, ini darurat di China,” ujar Kepala WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus.

“Ini belum menjadi darurat kesehatan global. Ini mungkin akan menjadi salah satunya,” papar dia.

Kewalahan mengatasi wabah itu, pemerintah lokal di Wuhan menghentikan sebagian besar transportasi pada Kamis (23/1), termasuk penerbangan keluar Wuhan. Warga diminta tidak meninggalkan kota dengan 11 juta jiwa penduduk itu. Beberapa jam kemudian, wilayah tetangganya, Huanggang dengan 7 juta warga, mengumumkan langkah serupa.

“Mengunci 11 juta orang ini luar biasa dalam sejarah kesehatan publik,” kata Gauden Galea, perwakilan WHO di Beijing.

Sumber: Akurat.co

Komentar